Fasidol
Manfaat Fasidol
Fasidol adalah obat analgesik dan antipiretik yang mengandung paracetamol. Obat ini digunakan untuk membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri, seperti sakit kepala, nyeri haid, sakit gigi, atau nyeri otot. Pada varian tertentu, Fasidol juga mengandung kafein.
Paracetamol dalam Fasidol bekerja langsung pada pusat pengaturan nyeri dan suhu tubuh di otak, sehingga dapat membantu menurunkan suhu tubuh saat demam dan mengurangi rasa nyeri. Varian Fasidol tertentu yang mengandung kafein dapat meningkatkan efektivitas pereda nyeri dari paracetamol. Meski termasuk obat bebas, Fasidol tetap harus digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter.

Merek dagang Fasidol:
- Fasidol
- Fasidol 500 mg Kaplet
- Fasidol Forte 650 mg Kaplet
- Fasidol Plus Kaplet
- Fasidol Sirup
- Fasidol Forte Sirop
- Fasidol Drops
Apa Itu Fasidol?
Fasidol tersedia dalam beberapa varian, termasuk kaplet, sirop, dan drops, dengan aturan pakai yang berbeda sesuai usia dan bentuk sediaannya.
Informasi singkat Fasidol:
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Kandungan aktif | Paracetamol; kafein pada varian tertentu |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Obat analgesik dan antipiretik |
| Bentuk obat | Kaplet, sirop, dan drops |
| Sediaan disebutkan | Fasidol 500 mg Kaplet, Fasidol Forte 650 mg Kaplet, Fasidol Plus Kaplet, Fasidol Sirup, Fasidol Forte Sirop, dan Fasidol Drops |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Kehamilan | Kategori B. Paracetamol umumnya dapat digunakan selama hamil, tetapi dosis yang tepat sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter |
| Menyusui | Sediaan paracetamol kaplet atau cair aman selama sesuai aturan pakai; untuk Fasidol Plus, perhatikan asupan kafein |
Fasidol digunakan saat ada gejala saja. Hentikan penggunaan jika demam atau nyeri sudah mereda, dan jangan menggunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan.
Peringatan sebelum Menggunakan Fasidol
Jangan mengonsumsi Fasidol jika memiliki alergi terhadap paracetamol. Jika ragu dengan riwayat alergi atau kandungan produk, konsultasikan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini.
Bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan Fasidol jika sedang mengalami:
- Malnutrisi kronis
- Penyakit ginjal
- Anemia hemolitik
- Penyakit liver
- Defisiensi G6PD
- Penyakit infeksi berat
Pada Fasidol Plus, kafein disebut dapat membantu meningkatkan efektivitas pereda nyeri dari paracetamol.
Khusus Fasidol Plus, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika sedang mengalami:
- Aritmia
- Sulit tidur atau insomnia
- Tukak lambung
- Gangguan kecemasan
Perhatikan juga hal-hal berikut:
- Jangan menggunakan Fasidol bersama obat lain yang juga mengandung paracetamol.
- Jangan minum melebihi dosis yang dianjurkan, karena penggunaan paracetamol berlebihan dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.
- Hindari minuman beralkohol selama menggunakan Fasidol agar tidak terjadi kerusakan hati.
- Konsultasikan terlebih dahulu jika sering mengonsumsi minuman beralkohol atau sedang mengalami kecanduan alkohol.
- Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen atau produk herbal.
- Konsultasikan penggunaan Fasidol jika sedang hamil atau menyusui.
Untuk kehamilan, Fasidol Kaplet, Fasidol Forte, Fasidol Sirup, Fasidol Forte Sirop, dan Fasidol Drops termasuk Kategori B. Paracetamol umumnya aman digunakan selama hamil, tetapi sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis yang tepat.
Fasidol Plus juga termasuk Kategori B, tetapi kandungan kafeinnya perlu diperhatikan. Jika sedang hamil, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan varian ini.
Untuk ibu menyusui, produk paracetamol sediaan kaplet atau cair aman digunakan selama sesuai aturan pakai. Jika menggunakan obat yang mengandung kafein seperti Fasidol Plus, sebaiknya kurangi minuman berkafein, seperti kopi atau teh. Konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan Fasidol Plus jika sedang menyusui bayi baru lahir atau bayi prematur.
Cara Menggunakan Fasidol dengan Benar
Gunakan Fasidol sesuai aturan pakai pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Untuk sediaan kaplet, telan obat dengan air putih. Untuk Fasidol sirop atau drops, kocok botol sebelum digunakan dan pakai alat takar yang tersedia agar dosis lebih akurat.
Fasidol digunakan saat ada gejala saja. Hentikan penggunaan jika demam atau nyeri sudah mereda. Hindari penggunaan bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol.
Pada anak, dosis paracetamol sebaiknya disesuaikan dengan berat badan. Konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan dosis yang sesuai.
Jika anak muntah setelah minum Fasidol:
- Jika muntah terjadi dalam waktu kurang dari 20 menit, Fasidol dapat diberikan kembali dalam dosis yang sama.
- Jika muntah terjadi 30 menit setelah minum obat, tidak perlu memberikan obat lagi.
Dosis dan Aturan Pakai Fasidol
Dosis Fasidol berbeda tergantung varian produk dan usia pengguna. Ikuti aturan pakai pada kemasan atau arahan dokter.
Fasidol Kaplet
- Dewasa: 1–2 kaplet, 3–4 kali sehari
- Anak usia 6–12 tahun: ½–1 kaplet, 3–4 kali sehari
Fasidol Forte
- Dewasa: 1 kaplet, 3 kali sehari
- Anak usia 6–12 tahun: ½ kaplet, 3 kali sehari
Fasidol Plus
- Dewasa: 1 kaplet, 3–4 kali sehari
- Anak usia 6–12 tahun: ½–1 kaplet, 3–4 kali sehari
Fasidol Sirup
- Anak usia 9–12 tahun: 3–4 sendok takar atau 15–20 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 6–9 tahun: 2–3 sendok takar atau 10–15 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 2–6 tahun: 1–2 sendok takar atau 5–10 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 1–2 tahun: 1 sendok takar atau 5 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 0–1 tahun: ½ sendok takar atau 2,5 ml, 3–4 kali sehari
Fasidol Forte Sirop
- Anak usia 11–12 tahun: 3 sendok takar atau 15 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 9–10 tahun: 2½ sendok takar atau 12,5 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 6–8 tahun: 2 sendok takar atau 10 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 4–5 tahun: 1½ sendok takar atau 7,5 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 2–3 tahun: 1 sendok takar atau 5 ml, 3–4 kali sehari
- Anak usia 4–11 bulan: ½ sendok takar atau 2,5 ml, 3–4 kali sehari
Fasidol Drops
- Anak usia 1–2 tahun: 1–2 drop atau 0,6–1,2 ml, 3–4 kali sehari
- Bayi usia di bawah 1 tahun: 1 drop atau 0,6 ml, 3–4 kali sehari
Kandungan tiap varian:
- Fasidol 500 mg Kaplet: 500 mg paracetamol per kaplet
- Fasidol Forte 650 mg Kaplet: 650 mg paracetamol per kaplet
- Fasidol Plus Kaplet: 600 mg paracetamol dan 50 mg kafein per kaplet
- Fasidol Sirup: 120 mg paracetamol per 5 ml
- Fasidol Forte Sirop: 160 mg paracetamol per 5 ml
- Fasidol Drops: 60 mg paracetamol per 0,6 ml
Jangan menggunakan Fasidol melebihi dosis yang dianjurkan.
Efek Samping dan Bahaya Fasidol
Fasidol jarang menimbulkan efek samping jika digunakan sesuai aturan pakai atau anjuran dokter. Namun, penggunaan paracetamol secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.
Segera ke dokter jika muncul tanda gangguan fungsi hati, seperti:
- Nyeri di perut kanan atas
- Hilang nafsu makan
- Tinja berwarna pucat seperti dempul
- Urine berwarna gelap
- Penyakit kuning
Segera ke dokter juga jika timbul reaksi alergi obat setelah minum Fasidol.
Interaksi Fasidol dengan Obat atau Zat Lain
Paracetamol dalam Fasidol dapat berinteraksi dengan obat tertentu. Konsultasikan ke dokter jika ingin menggunakan obat lain bersama Fasidol.
Interaksi yang perlu diperhatikan meliputi:
Obat yang dapat meningkatkan risiko kerusakan hati
- Barbiturat, seperti phenobarbital
Obat yang dapat meningkatkan risiko efek samping paracetamol
- Metoclopramide
- Domperidone
- Probenecid
- Isoniazid
Obat yang kadarnya dapat meningkat dalam darah
- Chloramphenicol
- Busulfan
Peningkatan kadar obat tersebut dapat meningkatkan risiko efek samping.
Obat yang efektivitasnya dapat menurun
- Lamotrigine, terutama dalam mencegah kejang
- Cholestyramine, karena dapat menurunkan efektivitas paracetamol
Selain obat, hindari alkohol selama menggunakan Fasidol agar tidak terjadi kerusakan hati. Jika menggunakan Fasidol Plus saat menyusui, kurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh.
Cara Menyimpan Fasidol
Simpan Fasidol pada suhu ruangan dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Jangan gunakan Fasidol yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Untuk obat sirop, sebaiknya jangan digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Hubungi dokter jika demam belum mereda dalam waktu 3 hari atau nyeri belum mereda setelah 7 hari menggunakan Fasidol.
Untuk anak, hentikan pemberian Fasidol Sirup atau Fasidol Drops dan bawa anak ke dokter jika demam belum turun setelah 3 hari atau nyeri belum membaik setelah 5 hari minum obat tersebut.
Konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan Fasidol jika memiliki kondisi medis tertentu, sedang hamil atau menyusui, sering mengonsumsi alkohol, atau sedang menggunakan obat, suplemen, maupun produk herbal.
Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau tanda gangguan fungsi hati, seperti:
- Nyeri perut kanan atas
- Hilang nafsu makan
- Tinja pucat seperti dempul
- Urine gelap
- Penyakit kuning
Pertanyaan Umum tentang Fasidol
Fasidol obat untuk apa?
Fasidol digunakan untuk membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri, seperti sakit kepala, nyeri haid, sakit gigi, atau nyeri otot.
Apa kandungan Fasidol?
Fasidol mengandung paracetamol. Pada varian tertentu, seperti Fasidol Plus, terdapat tambahan kafein.
Apakah Fasidol termasuk obat bebas?
Ya, Fasidol termasuk obat bebas. Meski begitu, obat ini tetap harus digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan.
Apakah Fasidol boleh diminum sebelum makan?
Ya, Fasidol dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Bolehkah Fasidol diminum bersama obat lain yang mengandung paracetamol?
Tidak. Jangan mengonsumsi Fasidol bersama obat lain yang juga mengandung paracetamol karena dapat meningkatkan risiko penggunaan paracetamol berlebihan.
Apakah Fasidol boleh untuk ibu hamil?
Fasidol dengan kandungan paracetamol termasuk Kategori B dan umumnya aman digunakan selama hamil. Namun, ibu hamil sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis yang tepat. Untuk Fasidol Plus, konsultasikan dulu dengan dokter karena mengandung kafein.
Apakah Fasidol boleh untuk ibu menyusui?
Produk paracetamol sediaan kaplet atau cair umumnya dapat digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai aturan pakai. Jika menggunakan Fasidol Plus, kurangi minuman berkafein dan konsultasikan ke dokter jika menyusui bayi baru lahir atau bayi prematur.
Kapan anak perlu dibawa ke dokter setelah minum Fasidol?
Hentikan pemberian Fasidol Sirup atau Drops dan bawa anak ke dokter jika demam belum turun setelah 3 hari atau nyeri belum membaik setelah 5 hari penggunaan.
Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional untuk memastikan bahwa informasi yang ditampilkan pada halaman ini sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
Jika mengalami efek samping obat, hubungi dokter atau tenaga kesehatan. Efek samping obat juga dapat dilaporkan melalui e-MESO BPOM.
Terakhir diperbarui: 4 Juni 2026
Ditinjau secara editorial oleh tim ObatApa
Referensi
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (2025). Nama Produk. Fasidol.
MIMS (2025). Fasidol.
National Health Service UK (2025). Paracetamol for Adults.
National Institutes of Health (2023). MedlinePlus. Acetaminophen.
National Institutes of Health (2025). Drugs and Lactation Database (LactMed®). Acetaminophen.
National Institutes of Health (2025). Drugs and Lactation Database (LactMed®). Caffeine.
National Institutes of Health (2025). PubChem. Compound Summary. Acetaminophen.
Cleveland Clinic (2025). Acetaminophen; Caffeine Tablets.
Electronic Medicines Compendium (2025). Paracetamol 500 mg Tablets.
MIMS (2025). Paracetamol.
Drugs (2025). Acetaminophen and caffeine.
Drugs (2025). Paracetamol.
Drugs (2025). Caffeine.
Patient.info (2023). Paracetamol.
WebMD (2025). Paracetamol Tablet – Uses, Side Effects, and More.
