Calcifar

Calcifar mengandung kalsium fosfat atau dibasic calcium phosphate yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian. Suplemen ini dapat membantu memelihara kesehatan tulang dan gigi, terutama ketika asupan kalsium dari makanan sehari-hari masih kurang. Calcifar juga dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi osteoporosis akibat defisiensi kalsium.

Kalsium merupakan mineral penting untuk kekuatan tulang dan gigi, serta berperan dalam fungsi saraf dan otot. Jika tubuh kekurangan kalsium, tulang dapat lebih cepat keropos. Calcifar termasuk suplemen mineral, sehingga penggunaannya tetap perlu mengikuti aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu.

calcifar-01a-obatapa

Merek dagang Calcifar:

  • Calcifar
  • Calcifar Plus

Calcifar Plus disebut sebagai varian, tetapi artikel ini membahas Calcifar dengan kandungan kalsium fosfat.

Apa Itu Calcifar?

Calcifar adalah suplemen mineral yang mengandung kalsium fosfat. Suplemen ini digunakan sebagai sumber kalsium tambahan ketika kebutuhan kalsium tubuh belum terpenuhi dari makanan, atau ketika tubuh memerlukan lebih banyak kalsium.

Informasi singkat Calcifar:

KeteranganDetail
Kandungan aktifDibasic calcium phosphate / kalsium fosfat
GolonganSuplemen
KategoriSuplemen mineral
Bentuk obatKaplet kunyah
Sediaan disebutkanTiap kaplet kunyah mengandung 500 mg kalsium fosfat
Digunakan olehDewasa dan anak-anak
KehamilanDapat digunakan selama masa kehamilan dengan dosis sesuai anjuran dokter
MenyusuiBoleh dikonsumsi oleh ibu menyusui; konsultasikan penggunaan suplemen kalsium yang tepat dengan dokter

Calcifar dapat direkomendasikan pada orang yang membutuhkan tambahan kalsium, misalnya orang yang menjalani pola makan vegetarian, sudah menopause, atau menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka panjang. Orang dengan radang usus, pankreatitis, atau gagal ginjal juga disebut lebih rentan mengalami defisiensi kalsium.

Peringatan sebelum Menggunakan Calcifar

Jangan mengonsumsi Calcifar jika memiliki alergi terhadap kandungan produk ini. Jika ragu dengan riwayat alergi, sebaiknya beri tahu dokter sebelum menggunakan suplemen kalsium.

Calcifar juga tidak dianjurkan untuk:

  • Anak usia di bawah 1 tahun
  • Orang yang sedang mengalami hiperkalsemia atau kadar kalsium darah tinggi

Beberapa kondisi medis perlu dikonsultasikan terlebih dahulu sebelum menggunakan Calcifar, terutama yang berkaitan dengan ginjal, kadar kalsium, atau kelenjar paratiroid. Beri tahu dokter jika pernah atau sedang mengalami:

  • Penyakit ginjal
  • Batu ginjal
  • Sarkoidosis
  • Gangguan kelenjar paratiroid, seperti hipoparatiroid atau hiperparatiroid

Konsultasikan juga penggunaan Calcifar jika sedang hamil, menyusui, atau menggunakan obat, suplemen, maupun produk herbal tertentu. Hal ini penting untuk mengurangi risiko interaksi yang tidak diinginkan.

Cara Menggunakan Calcifar dengan Benar

Gunakan Calcifar sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah dosis tanpa persetujuan dokter.

Calcifar sebaiknya dikonsumsi bersama makanan agar penyerapan kalsium lebih optimal. Kaplet kunyah perlu dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan, lalu minum segelas air putih.

Hindari mengonsumsi Calcifar bersamaan dengan makanan tinggi zat besi, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, polong-polongan, dan sayuran hijau gelap. Suplemen kalsium juga dapat menurunkan penyerapan suplemen zat besi jika digunakan bersamaan atau berdekatan, sehingga beri jeda setidaknya 2 jam antara keduanya.

Calcifar sebaiknya dikonsumsi bersama vitamin D karena vitamin tersebut dapat membantu penyerapan kalsium.

Jika lupa mengonsumsi Calcifar, minumlah suplemen ini begitu teringat. Jika sudah dekat dengan jadwal konsumsi berikutnya, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan dosis.

Dosis dan Aturan Pakai Calcifar

Dosis umum Calcifar untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian adalah sebagai berikut:

Dewasa

  • 2–4 kaplet, 2 kali sehari

Anak-anak

  • 1–2 kaplet, 2 kali sehari

Tiap kaplet kunyah Calcifar mengandung 500 mg kalsium fosfat. Jangan menambah dosis tanpa persetujuan dokter.

Efek Samping dan Bahaya Calcifar

Calcifar dapat menyebabkan beberapa efek samping, terutama keluhan pencernaan atau tanda yang berkaitan dengan kadar kalsium. Efek samping yang mungkin muncul meliputi:

  • Perut kembung
  • Mual atau muntah
  • Kurang selera makan
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Haus dan mulut kering

Konsultasikan dengan dokter jika efek samping tidak segera mereda atau makin parah.

Lekas ke IGD jika mengalami reaksi alergi obat setelah minum Calcifar atau muncul gejala hiperkalsemia, seperti:

  • Linglung
  • Jantung berdebar
  • Nyeri tulang
  • Lemah otot
  • Penurunan kesadaran

Interaksi Calcifar dengan Obat atau Zat Lain

Calcifar dapat berinteraksi dengan obat atau suplemen tertentu. Konsultasikan ke dokter jika ingin menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal apa pun bersama Calcifar.

Interaksi yang perlu diperhatikan dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Obat yang dapat meningkatkan risiko hiperkalsemia

  • Diuretik jenis thiazide, seperti indapamide atau hydrochlorothiazide

Obat atau suplemen yang penyerapannya dapat menurun

  • Tetracycline
  • Alendronate
  • Antibiotik jenis quinolone
  • Atenolol
  • Suplemen zinc
  • Suplemen zat besi

Obat yang efektivitasnya dapat menurun

  • Obat antagonis kalsium

Suplemen kalsium dapat menurunkan penyerapan suplemen zat besi bila digunakan bersamaan atau dalam waktu dekat. Beri jeda setidaknya 2 jam antara konsumsi suplemen kalsium dan suplemen zat besi.

Dari sisi makanan, hindari mengonsumsi Calcifar bersama makanan tinggi zat besi, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, polong-polongan, dan sayuran hijau gelap. Informasi interaksi dengan alkohol tidak dijelaskan.

Cara Menyimpan Calcifar

Simpan Calcifar pada suhu ruangan di tempat yang kering dan tidak lembap atau panas. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Calcifar jika pernah atau sedang memiliki penyakit ginjal, batu ginjal, sarkoidosis, atau gangguan kelenjar paratiroid.

Konsultasikan juga jika sedang hamil, menyusui, atau menggunakan obat, suplemen, maupun produk herbal tertentu.

Hubungi dokter jika efek samping tidak segera mereda atau makin parah.

Lekas ke IGD jika mengalami reaksi alergi obat setelah minum Calcifar atau muncul tanda hiperkalsemia, seperti:

  • Linglung
  • Jantung berdebar
  • Nyeri tulang
  • Lemah otot
  • Penurunan kesadaran

Pertanyaan Umum tentang Calcifar

Calcifar obat untuk apa?

Calcifar digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian, memelihara kesehatan tulang dan gigi, serta membantu mencegah dan mengatasi osteoporosis akibat defisiensi kalsium.

Apa kandungan Calcifar?

Calcifar mengandung kalsium fosfat atau dibasic calcium phosphate. Tiap kaplet kunyah Calcifar mengandung 500 mg kalsium fosfat.

Apakah Calcifar termasuk obat resep?

Calcifar adalah suplemen mineral. Produk ini disebut sebagai suplemen yang dijual bebas dalam bentuk kaplet kunyah.

Apakah Calcifar boleh untuk ibu hamil?

Calcifar dapat digunakan selama masa kehamilan dengan dosis sesuai anjuran dokter. Konsultasikan penggunaan suplemen kalsium yang tepat jika sedang hamil.

Apakah Calcifar boleh untuk ibu menyusui?

Calcifar dapat digunakan oleh ibu menyusui, tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan suplemen kalsium yang tepat.

Apakah Calcifar boleh untuk anak-anak?

Calcifar dapat digunakan oleh anak-anak, tetapi tidak dianjurkan untuk anak usia di bawah 1 tahun. Dosis anak-anak adalah 1–2 kaplet, 2 kali sehari.

Bagaimana cara minum Calcifar yang benar?

Calcifar sebaiknya dikonsumsi bersama makanan. Kaplet kunyah perlu dikunyah sebelum ditelan, lalu diminum dengan segelas air putih.

Bolehkah Calcifar diminum bersama suplemen zat besi?

Suplemen kalsium dapat menurunkan penyerapan suplemen zat besi jika dikonsumsi bersamaan atau berdekatan. Beri jeda setidaknya 2 jam antara konsumsi Calcifar dan suplemen zat besi.

IFARS Pharmaceutical Laboratories (2025). Calcifar.
Harvard T.H. Chan School of Public Health (2023). The Nutrition Source. Calcium.
Mayo Clinic (2025). When should I take calcium supplements? Does it matter what time?
MIMS (2026). Calcium Phosphate.
Drugs (2025). Calcium.
WebMD (2025). Health Benefits of Calcium Phosphate.
Verywell Health (2025). Health Benefits of Calcium.
Healthline (2024). Calcium Supplements: Should You Take Them?
Cleveland Clinic (2022). Hypercalcemia.
Mayo Clinic (2024). Hypercalcemia.
Cleveland Clinic (2022). Hypocalcemia.
Healthline (2025). What Is Hypocalcemia (Calcium Deficiency Disease)?

Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional untuk memastikan bahwa informasi yang ditampilkan pada halaman ini sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Disclaimer Medis

Terakhir diperbarui: 29 Mei 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *