Manfaat Ascardia

Ascardia adalah obat antiplatelet yang mengandung asam asetilsalisilat atau aspirin dosis rendah. Obat ini digunakan untuk membantu mencegah terbentuknya gumpalan darah pada penderita penyakit jantung dan pembuluh darah. Dengan penggunaan sesuai arahan dokter, Ascardia dapat membantu menurunkan risiko serangan jantung, stroke, angina pektoris, atau penyakit kardiovaskular yang berkaitan dengan penggumpalan darah.

Aspirin dalam Ascardia bekerja dengan menghalangi trombosit atau sel keping darah agar tidak saling menempel. Dengan cara kerja ini, pembentukan gumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah bisa dicegah. Ascardia termasuk obat resep, sehingga dosis dan durasi penggunaannya harus ditentukan oleh dokter.

ascardia-01-obatapa

Merek dagang Ascardia:

  • Ascardia
  • Ascardia 80 mg 10 Tablet

Apa Itu Ascardia?

Ascardia tersedia dalam bentuk tablet salut enterik yang harus ditelan utuh tanpa dikunyah, dibelah, atau dihancurkan. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi pasien dan dapat memerlukan pemantauan selama terapi.

Informasi singkat Ascardia:

KeteranganDetail
Kandungan aktifAsam asetilsalisilat / aspirin
GolonganObat resep
KategoriObat antiplatelet
Bentuk obatTablet salut enterik
Sediaan disebutkanTiap tablet mengandung 80 mg aspirin
Digunakan olehDewasa
KehamilanKategori C. Aspirin dosis rendah 80–160 mg dapat digunakan pada kondisi tertentu, hanya setelah penilaian dokter
MenyusuiKandungan aspirin dapat terserap ke ASI; penggunaan dosis rendah saat menyusui perlu mengikuti arahan dokter

Ascardia dapat digunakan untuk pencegahan stroke, angina pektoris, serangan jantung, atau penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh penggumpalan darah. Obat ini juga dapat digunakan sebagai penanganan awal pada transient ischaemic attack, serangan jantung, atau angina pektoris sesuai penilaian dokter.

Peringatan sebelum Menggunakan Ascardia

Jangan menggunakan Ascardia jika memiliki alergi terhadap obat ini. Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi sebelum mulai menggunakan Ascardia.

Sebelum menggunakan obat ini, informasikan kepada dokter jika memiliki atau pernah mengalami:

  • Gangguan perdarahan, seperti hemofilia atau trombositopenia
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit liver
  • Diabetes
  • Tukak lambung
  • Asma
  • Polip hidung
  • Asam urat
  • Defisiensi G6PD
  • Anemia
  • Lupus
  • Menorrhagia
  • Tirotoksikosis
  • Penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Gagal jantung kongestif

Perhatikan juga beberapa hal berikut:

  • Jangan merokok selama menjalani pengobatan dengan Ascardia karena dapat meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna.
  • Hindari minuman beralkohol karena juga dapat meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen atau produk herbal.
  • Informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang menggunakan Ascardia sebelum menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Jangan menggunakan Ascardia tanpa arahan dokter jika sedang hamil, mungkin hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.

Pada kehamilan, Ascardia termasuk Kategori C. Aspirin dosis rendah 80–160 mg dapat digunakan oleh ibu hamil pada kondisi tertentu, tetapi hanya jika manfaatnya dinilai lebih besar daripada risikonya oleh dokter.

Pada ibu menyusui, aspirin dalam Ascardia dapat terserap ke dalam ASI. Dalam dosis rendah, obat ini bisa digunakan selama menyusui, tetapi penggunaannya tetap perlu dikonsultasikan dengan dokter.

Cara Menggunakan Ascardia dengan Benar

Gunakan Ascardia sesuai anjuran dokter dan baca informasi pada label kemasan obat sebelum mengonsumsinya. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter.

Telan tablet Ascardia dengan air putih. Karena berbentuk tablet salut enterik, obat ini tidak boleh dikunyah, dibelah, atau dihancurkan terlebih dahulu.

Ascardia dapat diminum bersama makanan atau susu untuk membantu mengurangi risiko sakit perut. Setelah minum obat, jangan langsung berbaring setidaknya selama 10 menit.

Usahakan mengonsumsi Ascardia pada waktu yang sama setiap hari. Selama terapi, dokter mungkin meminta pasien menjalani tes darah secara rutin untuk memantau kondisi dan respons terhadap pengobatan.

Jika lupa mengonsumsi Ascardia, segera minum begitu teringat. Namun, jika sudah mendekati jadwal dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan dosis selanjutnya.

Dosis dan Aturan Pakai Ascardia

Dosis dan durasi penggunaan Ascardia ditentukan oleh dokter sesuai kondisi pasien.

Mencegah stroke, angina pektoris, serangan jantung, atau penyakit kardiovaskular akibat penggumpalan darah

  • Dewasa: 80 mg atau 1 tablet, 1 kali sehari

Penanganan awal transient ischaemic attack, serangan jantung, atau angina pektoris

  • Dewasa: 160–320 mg atau 2–4 tablet, 1 kali sehari

Tiap tablet Ascardia mengandung 80 mg aspirin. Jangan mengubah dosis tanpa persetujuan dokter.

Efek Samping dan Bahaya Ascardia

Ascardia dapat menyebabkan beberapa efek samping. Keluhan yang mungkin muncul meliputi:

  • Sakit perut
  • Rasa panas di dada atau heartburn
  • Sakit kepala ringan
  • Kantuk

Konsultasikan ke dokter jika efek samping tidak kunjung membaik atau makin berat.

Hentikan penggunaan Ascardia dan segera cari pertolongan medis jika muncul reaksi alergi atau efek samping serius, seperti:

  • Mual atau muntah parah atau tidak kunjung berhenti
  • Mudah memar atau perdarahan yang tidak wajar
  • Penurunan kemampuan mendengar atau telinga berdenging
  • Volume urine berkurang atau tidak keluar sama sekali
  • Lelah yang tidak biasa
  • Urine berwarna gelap
  • Mata atau kulit menguning
  • Sakit perut parah dan tidak kunjung hilang
  • Tinja berdarah atau berwarna hitam
  • Batuk berdarah
  • Muntah hitam dengan ampas seperti bubuk kopi
  • Lemah pada salah satu sisi tubuh
  • Kesulitan berbicara
  • Gangguan penglihatan yang terjadi tiba-tiba

Interaksi Ascardia dengan Obat atau Zat Lain

Ascardia dapat berinteraksi dengan banyak obat. Diskusikan dengan dokter sebelum menggunakan Ascardia bersama obat lain, suplemen, atau produk herbal.

Interaksi yang perlu diperhatikan meliputi:

Obat yang dapat meningkatkan risiko perdarahan atau gangguan darah

  • Methotrexate, karena dapat meningkatkan risiko kelainan darah yang fatal
  • Obat pengencer darah lain, seperti clopidogrel, heparin, atau warfarin
  • OAINS seperti diclofenac
  • Antidepresan golongan SSRI seperti sertraline
  • Kortikosteroid seperti betametason

Obat yang efektivitasnya dapat menurun

  • Probenecid atau sulfinpyrazone
  • Diuretik seperti furosemide
  • Obat antihipertensi seperti ACE inhibitor atau penghambat beta

Obat yang kadar atau efeknya dapat meningkat

  • Digoxin
  • Lithium
  • Insulin atau obat antidiabetes sulfonylurea seperti glimepiride, karena dapat meningkatkan risiko hipoglikemia
  • Acetazolamide, karena dapat meningkatkan risiko asidosis dan gangguan sistem saraf pusat
  • Ciclosporin atau tacrolimus, karena dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal
  • Vancomycin, karena dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran

Interaksi lain yang perlu diperhatikan

  • Antasida seperti magnesium hidroksida dapat menurunkan efektivitas aspirin dalam Ascardia jika digunakan bersamaan atau dalam waktu dekat.
  • Vaksin varicella dapat meningkatkan risiko sindrom Reye jika digunakan bersama Ascardia.
  • Metoclopramide atau domperidone dapat meningkatkan penyerapan aspirin dalam Ascardia.

Selama menggunakan Ascardia, hindari merokok dan minuman beralkohol karena keduanya dapat meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna.

Cara Menyimpan Ascardia

Simpan Ascardia dengan benar agar kualitas obat tetap terjaga.

  • Simpan pada suhu ruangan.
  • Pilih tempat yang kering.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Ascardia karena obat ini termasuk obat resep dan tidak boleh digunakan sembarangan.

Anda juga perlu memberi tahu dokter jika:

  • Memiliki riwayat alergi
  • Memiliki gangguan perdarahan, penyakit ginjal, penyakit liver, diabetes, tukak lambung, asma, polip hidung, asam urat, defisiensi G6PD, anemia, lupus, menorrhagia, atau tirotoksikosis
  • Pernah atau sedang mengalami penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau gagal jantung kongestif
  • Sedang hamil, mungkin hamil, berencana hamil, atau menyusui
  • Sedang menggunakan obat lain, suplemen, atau produk herbal
  • Akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi
  • Efek samping tidak kunjung membaik atau makin berat

Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda perdarahan tidak wajar, gangguan ginjal, penyakit kuning, batuk darah, muntah hitam seperti bubuk kopi, tinja berdarah atau hitam, kelemahan satu sisi tubuh, kesulitan bicara, gangguan penglihatan tiba-tiba, reaksi alergi obat, atau efek samping serius lainnya.

Pertanyaan Umum tentang Ascardia

Ascardia untuk apa?
Ascardia digunakan untuk membantu mencegah terbentuknya gumpalan darah dan menurunkan risiko serangan jantung atau stroke pada kondisi tertentu sesuai arahan dokter.

Apa kandungan Ascardia?
Ascardia mengandung asam asetilsalisilat atau aspirin. Tiap tablet Ascardia mengandung 80 mg aspirin.

Apakah Ascardia termasuk obat pengencer darah?
Ascardia termasuk obat antiplatelet. Obat ini bekerja dengan mencegah trombosit saling menempel sehingga pembentukan gumpalan darah dapat dicegah.

Apakah Ascardia harus dengan resep dokter?
Ya. Ascardia termasuk obat resep dan hanya boleh digunakan sesuai petunjuk dokter.

Bagaimana cara minum Ascardia?
Tablet Ascardia ditelan utuh dengan air putih. Jangan mengunyah, membelah, atau menghancurkan tablet. Obat ini bisa diminum bersama makanan atau susu untuk membantu menghindari sakit perut.

Bolehkah ibu hamil menggunakan Ascardia?
Ascardia termasuk Kategori C. Aspirin dosis rendah dapat digunakan pada kondisi tertentu, tetapi hanya setelah dokter menilai manfaat dan risikonya.

Bolehkah Ascardia digunakan saat menyusui?
Aspirin dalam Ascardia dapat terserap ke dalam ASI. Dalam dosis rendah, obat ini dapat digunakan saat menyusui sesuai arahan dokter, tetapi penggunaannya tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu.

Apa yang harus dilakukan jika lupa minum Ascardia?
Minum segera saat teringat. Jika sudah dekat dengan jadwal dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan jangan menggandakan dosis.

Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional untuk memastikan bahwa informasi yang ditampilkan pada halaman ini sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Jika mengalami efek samping obat, hubungi dokter atau tenaga kesehatan. Efek samping obat juga dapat dilaporkan melalui e-MESO BPOM.

Disclaimer Medis

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2026

Ditinjau secara editorial oleh tim ObatApa

Referensi

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. (2026). Cek Produk. Ascardia.
Pharos Indonesia. (2026). Ascardia 80 Tablet FC.
MIMS. (2026). Aspirin.
National Library of Medicine. (2025). MedlinePlus. Aspirin.
National Health Service UK. (2025). Medicines A to Z. About aspirin for pain relief.
Cleveland Clinic. (2025). Drugs, Devices & Supplements. Aspirin Tablets.
Drugs. (2025). Aspirin.
Medscape. (2025). Aspirin (Rx, OTC).
WebMD. (2024). Aspirin Tablet: Uses, Side Effects, and More.