Manfaat Asam Mefenamat

Asam mefenamat adalah obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang. Obat ini dapat digunakan untuk nyeri haid, sakit gigi, nyeri otot, sakit kepala, nyeri setelah operasi, serta nyeri akibat radang sendi seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis. Asam mefenamat termasuk obat resep dan tidak boleh digunakan lebih dari 7 hari kecuali atas anjuran dokter.

Asam mefenamat bekerja dengan menghambat enzim penghasil prostaglandin, yaitu senyawa yang dapat memicu peradangan. Saat produksi prostaglandin berkurang, keluhan seperti nyeri, kaku, kemerahan, dan bengkak akibat peradangan dapat ikut mereda.

asam-mefenamat-01-obatapa

Merek dagang Asam Mefenamat:

  • Allogon
  • Altran
  • Analspec
  • Anastan Forte
  • Asmef
  • Asimat
  • Benostan
  • Bimastan
  • Cargesik
  • Datan Forte
  • Dogesic
  • Dolos
  • Etafenin
  • Fargetix
  • Fenamin
  • Fimestan Forte
  • Grafamic
  • Grafix
  • Inastan
  • Lapistan
  • Lisfen
  • Maxstan
  • Mefenamic Acid
  • Mefinal
  • Mefix
  • Menin
  • Nemic
  • Novastan
  • Opistan
  • Omestan
  • Ponsamic
  • Pondex
  • Ponstan
  • Ponstelax
  • Pehastan
  • Mefinter
  • Stanza
  • Stanalin DS
  • Mefentan
  • Trifastan
  • Tropistan

Apa Itu Asam Mefenamat?

Asam mefenamat adalah obat pereda nyeri yang tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan suspensi. Obat ini digunakan oleh dewasa dan anak usia 14 tahun ke atas sesuai arahan dokter.

Informasi singkat Asam Mefenamat:

KeteranganDetail
Kandungan aktifAsam mefenamat / mefenamic acid
GolonganObat resep
KategoriObat antiinflamasi nonsteroid / OAINS
Bentuk obatTablet, kapsul, dan suspensi
Digunakan olehDewasa dan anak usia ≥14 tahun
KehamilanKategori C untuk usia kehamilan <20 minggu; Kategori D untuk usia kehamilan ≥20 minggu
MenyusuiDapat digunakan jika memang diperlukan, tetapi sebaiknya tanyakan pilihan obat lain ke dokter, terutama jika bayi prematur atau berusia <1 bulan

Asam mefenamat hanya digunakan saat ada keluhan nyeri akut, misalnya sakit gigi. Jika nyeri sudah hilang, penggunaan obat dapat dihentikan.

Peringatan sebelum Menggunakan Asam Mefenamat

Jangan menggunakan asam mefenamat jika memiliki alergi terhadap obat ini. Hindari juga obat ini jika pernah mengalami serangan asma atau reaksi alergi berat setelah menggunakan aspirin atau OAINS lain, seperti ibuprofen atau naproxen.

Asam mefenamat tidak boleh digunakan pada orang dengan kondisi berikut:

  • Tukak lambung
  • Perdarahan saluran pencernaan
  • Gagal ginjal
  • Gagal jantung
  • Radang usus, seperti kolitis ulseratif
  • Baru saja atau akan menjalani operasi bypass jantung

Sebelum menggunakan asam mefenamat, beri tahu dokter jika pernah atau sedang mengalami:

  • Penyakit jantung atau stroke
  • Hiperlipidemia
  • Kebiasaan merokok
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Baru-baru ini mengalami serangan jantung
  • Heartburn berulang
  • Penyakit liver
  • Penyakit ginjal
  • Lupus
  • Anemia
  • Hiperkalemia
  • Pembengkakan tubuh atau edema
  • Epilepsi
  • Porfiria
  • Polip hidung
  • Kelainan darah
  • Gangguan pembekuan darah, seperti hemofilia

Perhatikan juga beberapa hal berikut:

  • Asam mefenamat tidak boleh digunakan lebih dari 7 hari kecuali atas anjuran dokter.
  • Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat lain, suplemen, atau produk herbal.
  • Informasikan kepada dokter jika akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Hindari minuman beralkohol selama pengobatan karena dapat menyebabkan perdarahan saluran pencernaan.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan jika muncul kantuk, pusing, atau penglihatan buram setelah minum obat.
  • Beri tahu dokter jika sedang hamil, mungkin hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui.
  • Beri tahu dokter jika sedang menjalani program hamil atau pemeriksaan penyebab sulit hamil, karena asam mefenamat bisa menurunkan kesuburan pada wanita.

Pada kehamilan usia kurang dari 20 minggu, asam mefenamat termasuk Kategori C. Pada usia kehamilan 20 minggu atau lebih, obat ini termasuk Kategori D karena ada bukti risiko terhadap janin manusia. Penggunaan saat hamil harus berdasarkan pertimbangan dokter.

Pada ibu menyusui, asam mefenamat bisa digunakan jika memang diperlukan. Namun, sebaiknya tanyakan kepada dokter mengenai pilihan obat lain, terutama jika bayi lahir prematur atau belum berusia 1 bulan.

Cara Menggunakan Asam Mefenamat dengan Benar

Gunakan asam mefenamat sesuai anjuran dokter dan petunjuk pada kemasan obat. Jangan mengubah dosis tanpa persetujuan dokter.

Asam mefenamat dikonsumsi saat makan atau segera setelah makan untuk membantu mencegah sakit maag. Untuk bentuk tablet atau kapsul, telan obat secara utuh dengan air putih. Jangan membelah, mengunyah, atau membuka isi kapsul, kecuali jika dokter menganjurkannya.

Untuk sediaan suspensi, kocok botol sebelum obat diminum. Gunakan alat takar yang tersedia dalam kemasan agar dosis lebih akurat.

Sebagai pereda nyeri akut, asam mefenamat hanya dikonsumsi ketika ada keluhan. Hentikan penggunaan jika nyeri sudah hilang. Hubungi dokter jika nyeri belum mereda meski sudah 7 hari menggunakan obat ini.

Jika digunakan untuk kondisi kronis seperti radang sendi, lakukan kontrol sesuai jadwal dokter. Pasien mungkin perlu menjalani tes darah lengkap serta pemeriksaan fungsi hati dan ginjal.

Bila memungkinkan, periksa tekanan darah secara mandiri setiap hari, terutama jika memiliki hipertensi. Asam mefenamat dapat meningkatkan tekanan darah dan memperburuk hipertensi.

Jika lupa menggunakan asam mefenamat, konsumsi segera saat teringat. Namun, jika jadwal minum berikutnya sudah dekat, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan dosis.

Jangan gunakan asam mefenamat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Untuk sediaan suspensi, jangan gunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.

Dosis dan Aturan Pakai Asam Mefenamat

Dosis asam mefenamat berikut ditujukan untuk orang dewasa dan anak usia 14 tahun ke atas. Ikuti dosis yang diberikan dokter.

Nyeri akut, seperti sakit gigi, atau nyeri akibat radang sendi

  • Dosis awal: 500 mg
  • Dosis lanjutan: 250 mg tiap 6 jam, selama dibutuhkan
  • Lama pengobatan maksimal: 7 hari

Nyeri haid

  • Dosis awal: 500 mg
  • Dosis lanjutan: 250 mg tiap 6 jam, selama dibutuhkan
  • Obat dikonsumsi sejak hari pertama haid
  • Lama pengobatan biasanya tidak lebih dari 3 hari

Jangan menggunakan asam mefenamat lebih lama dari yang dianjurkan dokter.

Efek Samping dan Bahaya Asam Mefenamat

Asam mefenamat dapat menyebabkan beberapa efek samping. Keluhan yang mungkin muncul meliputi:

  • Perut kembung
  • Nyeri ulu hati atau rasa panas di dada
  • Mual dan muntah
  • Diare atau sembelit
  • Sakit maag
  • Pusing

Segera periksakan diri ke dokter jika efek samping tidak membaik atau makin berat.

Hentikan konsumsi asam mefenamat dan cari pertolongan medis jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Muntah darah, muntah hitam seperti ampas kopi, batuk darah, BAB berdarah, atau tinja hitam
  • Mudah memar atau mimisan
  • Pusing berat seperti akan pingsan
  • Sakit kepala parah yang muncul mendadak
  • Lumpuh sebelah badan
  • Nyeri dada sebelah kiri seperti tertekan atau tertindih, yang dapat menjalar ke leher, rahang, lengan, atau punggung
  • Tubuh bengkak, berat badan naik drastis, sesak napas, atau sulit bernapas terutama saat berbaring
  • Sakit kepala sangat berat, nyeri dada, linglung, cemas parah, telinga berdenging, atau penglihatan kabur
  • Nyeri berat di perut kanan atas, urine gelap, tinja pucat, atau mata dan kulit menguning
  • Urine makin sedikit, tidak bisa buang air kecil, atau bengkak di tungkai maupun kaki
  • Ruam merah atau ungu yang melepuh atau mengelupas

Interaksi Asam Mefenamat dengan Obat atau Zat Lain

Asam mefenamat dapat berinteraksi dengan obat tertentu. Beri tahu dokter jika hendak menggunakan obat lain bersama asam mefenamat.

Interaksi yang perlu diperhatikan meliputi:

Obat yang dapat meningkatkan risiko perdarahan

  • Aspirin
  • Warfarin
  • Heparin
  • Clopidogrel
  • Kortikosteroid, seperti methylprednisolone atau prednison
  • Antidepresan SSRI, seperti escitalopram atau fluoxetine

Obat yang dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal atau darah

  • Tacrolimus, karena dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal
  • Zidovudine, karena dapat meningkatkan risiko kelainan darah

Obat yang efek sampingnya dapat meningkat

  • Digoxin
  • Methotrexate
  • Lithium

Obat yang dapat memengaruhi gula darah atau tekanan darah

  • Antidiabetes oral, seperti glimepiride, karena dapat meningkatkan risiko hipoglikemia
  • Obat antihipertensi golongan ACE inhibitor, ARB, atau diuretik seperti furosemide dan hydrochlorothiazide, karena efektivitasnya dalam menurunkan tekanan darah dapat berkurang

Interaksi lain

  • Probenecid dapat meningkatkan risiko efek samping asam mefenamat.

Selama menggunakan asam mefenamat, hindari minuman beralkohol karena dapat menyebabkan perdarahan saluran pencernaan.

Cara Menyimpan Asam Mefenamat

Simpan asam mefenamat dengan benar agar kualitas obat tetap terjaga.

  • Simpan di tempat yang kering dan sejuk.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan gunakan obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Untuk sediaan suspensi, jangan gunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Hubungi dokter jika nyeri belum mereda meski sudah 7 hari menggunakan asam mefenamat.

Anda juga perlu memberi tahu dokter jika:

  • Memiliki riwayat alergi
  • Pernah mengalami serangan asma atau reaksi alergi berat setelah menggunakan aspirin atau OAINS lain
  • Mengalami tukak lambung, perdarahan saluran pencernaan, gagal ginjal, gagal jantung, atau radang usus
  • Baru saja atau akan menjalani operasi bypass jantung
  • Memiliki penyakit jantung, stroke, hiperlipidemia, diabetes, hipertensi, atau kebiasaan merokok
  • Baru-baru ini mengalami serangan jantung
  • Pernah atau sedang mengalami heartburn berulang, penyakit liver, penyakit ginjal, lupus, anemia, hiperkalemia, edema, epilepsi, porfiria, polip hidung, kelainan darah, atau hemofilia
  • Sedang hamil, mungkin hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui
  • Sedang menjalani program hamil atau pemeriksaan kesuburan
  • Sedang menggunakan obat lain, suplemen, atau produk herbal
  • Akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi
  • Tekanan darah menjadi terlalu tinggi
  • Efek samping tidak membaik atau makin berat

Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda perdarahan saluran cerna, gejala gangguan jantung atau stroke, krisis hipertensi, gangguan liver, gangguan ginjal, ruam berat, reaksi alergi obat, atau efek samping serius lainnya.

Pertanyaan Umum tentang Asam Mefenamat

Asam mefenamat untuk apa?
Asam mefenamat digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri haid, sakit gigi, nyeri otot, sakit kepala, nyeri setelah operasi, dan nyeri akibat radang sendi.

Apakah asam mefenamat termasuk OAINS?
Ya. Asam mefenamat termasuk obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS.

Bolehkah asam mefenamat diminum sebelum makan?
Asam mefenamat dikonsumsi saat makan atau segera setelah makan untuk membantu mencegah sakit maag.

Berapa lama asam mefenamat boleh digunakan?
Asam mefenamat tidak boleh digunakan lebih dari 7 hari kecuali atas anjuran dokter. Untuk nyeri haid, lama penggunaan biasanya tidak lebih dari 3 hari.

Apakah asam mefenamat boleh untuk anak-anak?
Dosis yang disebutkan ditujukan untuk dewasa dan anak usia 14 tahun ke atas.

Bolehkah ibu hamil menggunakan asam mefenamat?
Pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu, asam mefenamat termasuk Kategori C. Pada usia kehamilan 20 minggu atau lebih, termasuk Kategori D. Penggunaannya saat hamil harus berdasarkan pertimbangan dokter.

Apakah asam mefenamat bisa digunakan saat menyusui?
Asam mefenamat bisa digunakan jika memang diperlukan, tetapi sebaiknya tanyakan pilihan obat lain kepada dokter, terutama jika bayi prematur atau belum berusia 1 bulan.

Apa yang harus dilakukan jika lupa minum asam mefenamat?
Minum segera saat teringat. Jika sudah dekat dengan jadwal berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan jangan menggandakan dosis.

Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional untuk memastikan bahwa informasi yang ditampilkan pada halaman ini sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Jika mengalami efek samping obat, hubungi dokter atau tenaga kesehatan. Efek samping obat juga dapat dilaporkan melalui e-MESO BPOM.

Disclaimer Medis

Terakhir diperbarui: 9 Juni 2026

Ditinjau secara editorial oleh tim ObatApa

Referensi

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Cek Produk. Mefenamic Acid.
MIMS. (2026). Mefenamic Acid.
National Library of Medicine. (2026). MedlinePlus. Mefenamic Acid.
Mayo Clinic. (2026). Mefenamic Acid (Oral Route).
Drugs. (2025). Mefenamic Acid.
Medscape. (2024). Mefenamic Acid (Rx).
Patient.info. Mefenamic acid for pain and inflammation.
WebMD. Mefenamic Acid (Ponstel): Uses, Side Effects, and More.